Solo Camping; Mencintai Diri Lebih Intim

Kita hanya perlu sedikit keberanian untuk menikmati hidup, lalu bersyukur.

Januari 2021 menjadi sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mungkin sebagian orang merasakannya sebagai langkah yang betul-betul mulai dari titik nol. Ajang reuni di lapangan futsal bersama teman-teman cukup membuktikan bahwa kami belum habis.  Kami berhasil menyandang juara satu untuk kesekian kalinya dalam turnamen Agro Cup. Tapi, itu harus saya tebus dengan cedera punggung yang memaksa saya untuk istirahat selama dua minggu.

Continue reading “Solo Camping; Mencintai Diri Lebih Intim”

Sponsored Post Learn from the experts: Create a successful blog with our brand new courseThe WordPress.com Blog

Are you new to blogging, and do you want step-by-step guidance on how to publish and grow your blog? Learn more about our new Blogging for Beginners course and get 50% off through December 10th.

WordPress.com is excited to announce our newest offering: a course just for beginning bloggers where you’ll learn everything you need to know about blogging from the most trusted experts in the industry. We have helped millions of blogs get up and running, we know what works, and we want you to to know everything we know. This course provides all the fundamental skills and inspiration you need to get your blog started, an interactive community forum, and content updated annually.

Catatan Perjalanan; Lompobattang Bukan Untuk Lompobattang

Tetap tenang dalam segala kondisi, waspada dan mawas diri tanpa kehilangan nurani.

Sejak mengenal dunia pendakian, saya memang belum pernah menjejakkan kaki di punggung Lompobattang. Perjalanan yang cukup jauh dan jalanan yang terbilang sulit dilalui kendaraan membuat saya berpikir bahwa sekali ke Lompobattang harus mengambil rute lintas ke Bawakaraeng. Mampir di Sungai Cerekang minum sarabba (bandrek) dan makan gorengan, pasti lebih nikmat. Eh, ini ceritanya kemana ya?

Continue reading “Catatan Perjalanan; Lompobattang Bukan Untuk Lompobattang”

Membangun Spirit Ekologi dalam Mengadopsi Hutan

Berjalan menikmati alam terbuka selalu saya luangkan di waktu-waktu senggang, bersama teman-teman. Entah itu sekadar menanti detik-detik kemunculan matahari pagi, sambil membuat kopi dan sarapan lalu menikmatinya. Kami juga biasa meluangkan waktu khusus untuk kamping. Alam terbuka  membuat saya merasa bisa menemukan segala sesuatu yang tidak dibuat-buat. Sekali pun kita sering mendatangi suatu tempat, tak pernah ada suasana yang betul-betul sama, selalu ada kejutan. Continue reading “Membangun Spirit Ekologi dalam Mengadopsi Hutan”