Lembah Loe; Sebuah Perjalanan Antara Pelarian dan Pencarian.

Pada suatu malam, saya mendapatkan pesan lewat gawai saya yang berisi ajakan untuk ke suatu tempat. Kawan saya, yang sedang menjalani masa off-nya, meyebut Lembah Loe, menjadi tujuan. Saya sendiri butuh penyegaran, sekadar melihat rerumputan segar dengan bening embun di ujung daun kala pagi. Hampir sebulan ini, saya mengarungi lautan dengan biru laut dan langit, pada kegiatan Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa. Karena itu, saya pun menyatakan rindu pada gunung dan rimbun pepohonan. Tanpa tawar, saya iyakan ajakan tersebut.

Continue reading “Lembah Loe; Sebuah Perjalanan Antara Pelarian dan Pencarian.”

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Jelajah Kesultanan Moloku Kie Raha

Matahari sudah mulai teduh saat KLM. Pinisi Pusaka Indonesia yang menjadi kuda air dalam rangka Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa memasuki perairan Halmahera Kepulauan. Berdasarkan instruksi koordinator tim, kami harus mengenakan seragam lalu membentuk formasi sesuai yang telah ditunjukkan kepada setiap sailor. Saya sendiri mengambil posisi berdiri di atas tiang agung depan. Layaknya ‘Juru Batu’ kala pinisi belum dilengkapi dengan teknologi pengindera berupa GPS dan fish finder. Ada yang berdiri di bagian haluan dalam hal ini disebut ‘anjong’, ada juga di buritan serta di bagian kedua sisi geladak. Continue reading “Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Jelajah Kesultanan Moloku Kie Raha”

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Uji Nyali Di Laut Maluku

Seperti sudah menjadi rutinitas jika kapal berlabuh, tiap dua hari, kami mengunjungi pasar tradisional untuk belanja kebutuhan makanan. Sepulang pasar untuk belanja logistik, menggunakan kendaraan berbasis online, di Hari Kamis, penanggalan ketujuh bulan kedua, kami bertiga (Saya, Gentur, dan Asmar), dihinggapi perasaan yang aneh. Entah karena cara membawa kendaraannya ada yang salah atau apa sehingga kami merasa pusing sesampainya di kapal. Sekira pukul sebelas dengan udara yang cukup gerah, memaksa kami harus segera menuntaskan hasil belanja di dapur karena waktu makan siang sudah menghampiri. Menu gudangan ala Jawa Tengah adalah pilihan kami siang ini bersanding dengan ikan goreng asam. Sambil menikmati memasak, rupanya tepat di paruh hari, kapal pun lepas jangkar meninggalkan Manado. Continue reading “Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Uji Nyali Di Laut Maluku”