Ara yang Ditinggalkan

Terasering persawahan di Dusun Ara, Desa Timpuseng, Camba. (foto by Tomo)
Terasering persawahan di Dusun Ara, Desa Timpuseng, Camba. (foto by Tomo)

Kata pepatah, “Rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri”. Yah, begitulah kondisi Dusun Ara yang dulunya terdiri dari 40 KK dan kini hanya kisaran 20 KK saja. Mereka pindah ke Sulawesi Tengah untuk berkebun kakao dan cengkeh. Kejadian ini berawal dari satu Kepala Keluarga saja. Karena ada hasil yang dibawa pulang, yang lain pun seolah terhipnotis untuk bermigrasi. Tak bisa dipungkiri bahwa motif ekonomi adalah salah satu alasan yang berperan besar di sini. Continue reading “Ara yang Ditinggalkan”

Advertisements