2019; Sebuah Perjalanan yang Jauh Dari Rumah

Niat untuk melewati pergantian tahun di Kota Kendari tandas setelah kapal mengalami kerusakan pada knalpot. Beruntung kami baru sejam meninggalkan pelabuhan Raha, pilihannya cikar kanan. Kami pun melewatkan pergantian tahun bersama Polres Raha. Sekira pukul tiga dini hari, perbaikan selesai dan kami melanjutkan perjalanan. Pagi pertama di tahun baru yang indah. Kami disambut oleh tarian lumba-lumba yang menakjubkan. Ketika kami melambaikan tangan ke kawanan mamalia air itu, mereka juga kompak mengangkat ekor ke permukaan dan melambaikannya. Perjalanan aman sentosa hingga sampai di Kendari. Trip pertama selesai dan saya putuskan turun kapal untuk beberapa urusan. Continue reading “2019; Sebuah Perjalanan yang Jauh Dari Rumah”

Sunset to Sunrise; Garam Di Laut, Asam Di Gunung.

Siang itu, setelah tidur untuk kedua kalinya, menjadi Sabtu (22 Juni 2019) yang membuat saya malas beranjak. Pasalnya, beberapa rencana yang telah  tersusun hanya berujung pada sebuah ketikajelasan. Akan tetapi, rasa lapar selalu membuat segalanya berubah. Untuk bisa tetap berpikir logis, logistik memang perlu mendapat perhatian khusus.

Saya kemudian beranjak menuju dapur, mengeksplor setiap potensi logistik tersedia untuk dimanfaatkan. Jadilah saya membuat nasi goreng kepiting di waktu yang tak lazim lagi menikmati nasi goreng, pukul 14.00 Wita. Continue reading “Sunset to Sunrise; Garam Di Laut, Asam Di Gunung.”

Dear Baktan, Saya Masih Himagro

Pada penghujung tahun 2002, teriknya matahari Dusun Lapapabeddae, Lamuru, Bone, menjadi saksi para Genta (Generasi Tani) ditempa untuk menjadi agronom yang tangguh. Bakti Tani (Baktan) dan Temu Pisah Alumni menjadi pintu awal bagi saya dan seangkatan saya untuk bersosialisasi langsung dengan petani dan kondisi kehidupan masyarakat desa, setelah berstatus mahasiswa. Menjadi apa kami sekarang, tak bisa dipungkiri bahwa Baktan salah satu yang membentuk kami, lalu diikuti dengan proses-proses lainnya sesuai minat masing-masing.

Continue reading “Dear Baktan, Saya Masih Himagro”