Rasakan Enam Manfaat Dari Kebun Di Rumah Anda

Praktik pertanian perkotaan kian marak digalakkan dalam beberapa bulan terakhir. Secara tidak langsung, saya bisa melihatnya dari postingan saya sebelumnya, tentang hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berkebun. Topik tersebut memiliki kunjungan yang selalu di atas, dibanding topik lainnya. Asumsinya, faktor yang mendasari adalah perlunya aktivitas yang memebunuh kebosanan selama kondisi yang menuntut kita untuk tetap di rumah saja. Selain itu, adanya dorongan survival terhadap kemungkinan buruk yang terjadi akan memicu kita untuk menyiapkan makanan sendiri. Harapannya, dalam jangka panjang, semoga berkebun dapat dijadikan sebagai gaya hidup sehat. Continue reading “Rasakan Enam Manfaat Dari Kebun Di Rumah Anda”

Cara Mudah Menanam Tomat dengan Setek

Saya ingat saat masih duduk di bangku sekolah menegah pertama. Saat itu, perubahan metabolisme tubuh memicu dominasi hormon tertentu yang berdampak pada munculnya jerawat. Pepatah boleh mengatakan bahwa, langit takkan indah tanpa bintang. Tapi hadirnya jerawat di wajah tentu dapat menurunkan rasa percaya diri. Berbekal bacaan di perpustakaan tentang manfaat tomat yang mampu mempercantik kulit, saya pun mencobanya. Continue reading “Cara Mudah Menanam Tomat dengan Setek”

Berkebun, Belajar, dan Berkeluarga dalam Komunitas

*Bagian Kedua*

Paruh hari pun tiba. Dari susunan acara, waktunya untuk ishoma (istirahat, sholat [dalam KBBI dibakukan menjadi salat], dan mandi eh makan). Kak Vby mengambil alih acara. Peserta dan beberapa fasilitator disilakan untuk berdiri dan mengatur jarak serentangan tangan dalam tiga saf. Kemudian peserta diperintahkan untuk memejamkan mata. Fasilitator yang bertugas lalu menutup mata peserta dengan kain secara acak dan hanya menyisakan beberapa saja. Tiap empat peserta, satu diantaranya tidak dibalut dengan kain. Selanjutnya, seluruhnya disilakan untuk membuka mata tanpa harus melepaskan kain pemutup mata bagi yang dibalut. Kak Vby selanjutnya memberi arahan bahwa telah disiapkan makanan di ruang atas, silakan menuju ke tempat tempat itu lalu menikmati santap siangnya. Continue reading “Berkebun, Belajar, dan Berkeluarga dalam Komunitas”