Refleksi Hari Air Dunia; Bambu Versus Pinus

Dalam satu dekade terakhir, perubahan iklim sangat jelas dirasakan dampaknya. Pergantian musim tidak hanya bergeser tapi juga sulit untuk diprediksi kedatangannya. Pada saat musim penghujan, jumlah debit air seperti berlebuh sehingga berdampak pada munculnya bencana banjir. Sebaliknya, saat musim kemarau, seolah air enggan lagi bersenyawa dengan tanah, sehingga sangat sulit mencari sumber-sumber air.

Kalau kita melihat bagaimana tsunami melanda Aceh tahun 2014 lalu, dikabarkan bahwa disaat tanaman yang lain hanyut bersama bangunan, maka bambu tetap berdiri merumpun. Beberapa sungai di Jawa juga sudah merasakan dampak dari bambu yang ditanam di sepanjang bantaran sungai. Bukan saja erosi sungai yang semakin terkendali, manfaat lain pun dirasakan.

Continue reading “Refleksi Hari Air Dunia; Bambu Versus Pinus”

Advertisements

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Sorong, Mutiara Terpendam Di Kota Kotor

Kamis 14 Februari 2019, pukul 20.20 WIT, KLM. Pinisi Pusaka Indonesia telah memasuki perairan Sorong, Papua Barat. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat kami hanya lego jangkar di tempat yang lebih teduh. Beberapa kapal pun terlihat melakukan hal yang sama. Malam yang dingin dan hujan membuat aktivitas kami menjadi tak banyak. Sehubungan besok sudah ada agenda yang menanti, ada baiknya waktu kami manfaatkan untuk beristirahat. Namun demikian, tetap ada di antara kami yang berjaga. Continue reading “Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Sorong, Mutiara Terpendam Di Kota Kotor”

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Menyuji Pulau Surga Di Timur Indonesia

Selasa (12 Februari 2019), sekira pukul 15.02 WIT, KLM. Pinisi Pusaka Indonesia, melanjutkan ekspedisinya menuju titik timur Indonesia, di wilayah Papua. Sambil menunggu matahari menjadi lebih teduh, menikmati kopi sambil selonjoran di sisi kiri kapal adalah pilihan yang tepat. Sisi kiri kala itu menjadi sisi yang teduh dari paparan matahari yang mulai condong ke barat. Tatkala langit mulai menjingga, bersantai di bagian buritan adalah penggalauan sempurna. Sekadar duduk bersandar di bangku panjang atau mengikat tali hammock lalu rebahan adalah dua cara yang indah mengantar matahari untuk pulang. Continue reading “Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa; Menyuji Pulau Surga Di Timur Indonesia”