Tentang Kamu

sajak, kamu, bunga, senja, gunung

Advertisements

P_20181129_153329.jpg

Tentang bunga, aku mengenalmu sebagai bunga matahari.
Selalu bersinar tanpa harus menyengat.
Meneduhkan pandang.

Tentang waktu, aku mengenalmu sebagai senja.
Waktu yang membenam segala warna.
Mengurai segala perbedaan.

Tentang kesenanganku, aku mengenalmu sebagai gunung.
Tempat yang selalu menenangkan pikiran walau tak mudah ku gapai.
Menempaku dengan segala situasi.

Suporter mendaki; Bertandang Ke Mahameru

Awal Kisah

Langit sudah mulai menampakkan warna ceria tapi Lembana begitu dingin pagi itu. Tak ada kabut yang biasanya ramah menyapa pagi. Hanya desir-desir angin yang melambaikan kanopi-kanopi pinus atau kelap-kelip embun yang masih menempel di ujung-ujung daun semak. Beberapa kawan masih menikmati kebekuan dalam kepompong sleeping bag atau dengan jaket hangat. Ada juga yang duduk melingkar di atas matras dengan kompor yang sedang mendidihkan air sebagai porosnya. Continue reading “Suporter mendaki; Bertandang Ke Mahameru”

Prau dan We Are AC Milan

prauu
Sunrise Prau yang romantis

Musim panen masih berlangsung dan rasa penat kian menumpuk di kepala. Rindu kampung halaman, rindu orang-orang terdekat, dan rindu akan ketinggian semakin menumpuk seolah bom waktu yang menunggu waktu untuk meledak. Sangat aneh memang bertandang ke tanah Jawa tapi tidak pernah menjejakkan kaki di salah satu triangulasinya. Apa daya kesempatan tak ada karena rutinitas yang padat bahkan di hari minggu sekali pun. Setiap pagi Lawu dan Wilis hanya dapat saya nikmati dari kejauhan, tepatnya dari Ngawi. Continue reading “Prau dan We Are AC Milan”