Menikmati Magisnya Kawah Nirwana Di Empat Waktu.

Kami telah tiga kali merencanakan untuk berkunjung Way Kambas, sejak menginjakkan kaki di Bandar Lampung. Kunjungan itu tentunya sekali mendayung baru semeter melaju, eh dua, tiga pulau terlampaui. Tapi, semuanya belum sempat terselenggara hingga akhirnya pembatasan mobilisasi akibat pandemi pun diberlakukan. Mobilitas kami terbatas antara Pahoman dengan Way Laga. Selama fase pembatasan itu, hanya sekali kami melakukan perjalanan ke luar kota untuk menguatkan opini, bahwa musim panen kakao memang mengalami kemunduran dari tahun sebelumnya. Continue reading “Menikmati Magisnya Kawah Nirwana Di Empat Waktu.”

Ada yang Ungu Di Gunung Bawakaraeng

Pandemi ini memang menghadirkan banyak cerita yang tak pernah terduga oleh siapa pun. Apa pun yang melatarbelakanginya, peristiwa ini mengajarkan kita bahwa setiap manusia bertanggung jawab atas dirinya sendiri sebagai individu. Sedikit terkesan antroposentris, tapi seperti itulah kenyataannya. Bertanggung jawab terhadap indiviu akan berimbas kepada orang lain untuk saling peduli. Continue reading “Ada yang Ungu Di Gunung Bawakaraeng”

Kegiatan Alam Terbuka; Kalian Senang dengan Tim Apa?

Kemana kita ngapain? Kalimat itu masih sering saya dengarkan sebelum wabah Covid-19 ini dinyatakan sebagai pandemi. Bagi sebagian orang, berkegiatan di alam terbuka, memang memiliki daya tarik tersendiri. Tak heran jika ada kesempatan, mereka pasti memasukkan kegiatan out door dalam daftar untuk tidak dilewatkan, bahkan menjadi prioritas.

Menggeluti dunia penggiat alam terbuka tentunya tidak lepas dari motivasi dan tujuan subjektif dari setiap individunya. Berbeda dengan dunia kepencintaalaman yang fokus pada misi lingkungan sebagai prioritas. Seorang pencinta alam sudah bisa dipastikan adalah penggiat alam terbuka, sedangkan seorang penggiat alam terbuka belum tentu seorang pencinta alam. Continue reading “Kegiatan Alam Terbuka; Kalian Senang dengan Tim Apa?”