Mudik; Hiburan dan Liburan Bermakna

“Lebaran sebentar lagi. Berpuasa sekeluarga. Sehari penuh yang sudah besar, setengah hari yang masih kecil. Alangkah asyik pergi ke masjid, shalat tarawih bersama-sama.” Begitu kutipan lirik lagu dari Bimbo berjudul –Lebaran Sebentar Lagi,  lalu dipopulerkan lagi oleh Gigi band. Yang bisa saya tangkap dari kutipan tersebut, begitu dinanti-nantinya lebaran. Saking dinantinya, semangat puasa, tarawih dan amalan lainnya dikerjakan dengan sebaik mungkin untuk merayakan kemenangan. Continue reading “Mudik; Hiburan dan Liburan Bermakna”

Advertisements

Puasa, Kemana Kita Ngapain?

Puasa bagi sebagian orang membuatnya enggan beranjak dari tempat tidur. Bawaannya, tempat yang paling menyenangkan adalah kasur. Tidak heran jika Ramadan berlalu, bukannya penurunan lemak, yang ada malah tambah berat badan.

Memang tidak ada salahnya tidur sepanjang hari dalam keadaan berpuasa, bahkan para ulama pun sepakat kalau puasanya tetap sah. Hanya saja, sangat disayangkan jika pada bulan yang penuh keutamaan ini dilewatkan dengan tidur bermalas-malasan saja. seyogyanya seorang muslim mengambil manfaat darinya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, mengais rezeki, mencari ilmu, atau pun melakukan perjalanan. Continue reading “Puasa, Kemana Kita Ngapain?”

Membeli Signal Di Sanggona

Mendengar nama Sanggona, mungkin masih banyak di antara kita yang belum tahu, terutama di luar Sulawesi Tenggara. Perhitungan jari, saya baru empat kali menginjakkan kaki di pinggiran Kali Konaweha ini. Untuk sampai di kelurahan yang menjadi ibu kota Kecamatan Uluiwoi ini, paling tidak dibutuhkan waktu lima jam dari Kendari dengan jarak tempuh lebih kurang 150 km. Jika dibandingkan dengan Pare-Pare dan Makassar yang memiliki jarak yang sama hanya butuh waktu tiga jam perjalanan. Tidak semua tipe kendaraan pun dapat melalui jalan menuju Sanggona,  baik melewati rute Abuki (Konawe) atau pun Mauwewe (Kolaka Timur). Continue reading “Membeli Signal Di Sanggona”