Koki yang Gagal Di Waktu Sahur

Sering kita berbicang-bincang dengan teman atau keluarga atau teman serumah mengenai sahur. “Apa menu sahurnya nanti?” “Mau masak apa nih buat sahur kita nanti?” “Apa dimakan, sahur nanti?”. Tentunya, pertanyaan-pertanyaan seperti itu sudah sering kita dengar, entah sekadar iseng atau pun serius.

 

Secara leksikal, sahur sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu sahar yang artinya akhir malam atau menjelang subuh. Makna gramatikal dari sahur adalah segala sesuatu yang dikonsumsi pada waktu sahar, entah kah makanan atau pun minuman. Continue reading “Koki yang Gagal Di Waktu Sahur”

Advertisements

Sahur Pertama dan Keluarga

Sejak kokang senapan ditarik maka melajuhlah peluru dan berpisah dengan bedilnya untuk mencapai sasarannya. Sejak meninggalkan rumah di tahun 1999 lalu, saya pun sangat jarang pulang ke rumah. Paling tidak dua kali setahun saya menyempatkan diri untuk mudik.

 

Seperti slogan salah satu komunitas pejalan yang ada di Makassar, sebut saja Pajappa. “Hidup itu butuh hiburan dan liburan”. Dalam dua kebutuhan yang tercantum dalam kalimat itu, baik hiburan mau pun liburan, jika diperhatikan ada kata “ibu” yang terselip. Hiburan yang terbaik adalah berbagi cerita bersama ibu dan liburan yang indah adalah pulang bertemu dengan ibu. Continue reading “Sahur Pertama dan Keluarga”

Antara Kelas, Ebiet dan Lamunanku

Kelas Menulis Kepo, Membuat Out Line, Curhat

Beberapa teman sudah ada dalam ruang baca yang hampir di setiap sisinya terdapat kalimat-kalimat motivasi, selain rak buku tentunya. Ruang itu memang biasa kami jadikan kelas. Kursi dan mejanya sudah tertata dengan format huruf “U” dengan papan tulis di depan sebagai poros. Hangat sapa teman-teman membuat saya semakin semangat mengikuti kelas sore itu. Ini kesempatan pertama saya ikut belajar di Kelas Menulis Kepo Angkatan III sejak dimulai sebulan lalu.

 

Sembari menunggu peserta  kelas lainnya, teman-teman bermain dengan tebak-tebakan lirik lagu yang dinyanyikan. Beberapa syair memang terasa aneh kedengaran di telinga saya. Saya kemudian mengingat-ingat sesuatu tatkala menyebut nama Ebiet G. Ade. Sampai saat ini saya masih menyimpan beberapa lagu dan masih sering mendengar lagu-lagu pria bernama lengkap Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far. Continue reading “Antara Kelas, Ebiet dan Lamunanku”