Kopi dan Hari Ini

Kopi pertama hari ini;
Tak ada agitasi, pula basa-basi, Yang ada afirmasi.
Bulatkan tekad sebagai energi asasi.
Jagat adalah ruang tanpa batas untuk berkontemplasi.

Kopi kedua hari ini;
Beri sentuhan agitasi untuk mengasah intuisi.
Pekat rasa buyarkan konsepsi.
Semua hanya ilusi.

Kopi ketiga hari ini;
Tipis namun sarat rasa tawa dan tangis, pun amarah.
Semua perlu disederhanakan.
Hidup seadanya saja, jangan terlalu.

Kopi keempat hari ini;
Alam selalu bekerja dalam sistem yang berimbang.
Ada tawa maka ada tangis, ada suka maka ada duka.
Dingin meredakan panas, hujan menyejukkan terik.
Ikat tali sepatu, biarkan panjang malam ini.

Advertisements

Author: Enaldini

Lelaki yang jadi buruh tani, belakangan baru suka menulis. Suka club bola tempat Paolo Maldini berkiprah. Traveler gadungan yang pada prinsipnya, "Barangkali kita perlu duduk dan minum kopi bersama di depan tenda."

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s