Lima Tips Membeli Media Tanam

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Pepatah ini sepertinya berlaku dalam pemilihan media tanam. Tiap tanaman memiliki ciri khas tersendiri dalam memilih tempat tumbuh. Sama halnya dengan manusia yang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Untuk tanaman sama saja, antara kaktus dan bayam tentunya berbeda kebutuhan media tanamnya.

DSC03956
Beberapa jenis selada yang tumbuh dengan baik dalam pot.

Media tanam merupakan tempat berpijaknya tanaman dan berfungsi menyediakan unsur hara bagi tanaman. Di kawasan pedesaan, bukanlah hal yang sulit untuk mencari media tanam yang layak. Masih banyak tanah-tanah di desa yang subur untuk ditanami, baik secara konvesional di ladang maupun dengan menggunakan wadah seperti pot dan polibag.
Lain halnya di kota, seiring dengan minat tanam-menanam yang semakin digiati, masalah cenderung pada apa yang ingin digunakan untuk menanam. Media tanam yang dijajakan di berbagai nursery pun menjadi pilihan. Agar tidak kecewa dalam membeli media tanam tersebut, berikut lima tips dalam membeli media tanam.
Kenali tanaman yang akan ditanam
Tanaman sekulen seperti kaktus, Adenium, Euphorbia tentu tidak memerlukan media tanam yang sama dengan kangkung, bayam, seledri, mau pun sawi. Oleh karena itu, saat kalian hendak membeli media tanam, jelaskan ke pembelinya apa tanaman yang akan kalian tanam. Biasanya, mereka sudah menyediakan beberapa racikan sesuai dengan peruntukannya. Kalau pun hanya menyediakan satu campuran saja, mereka akan menyarankan untuk menambahkan bahan lain sesuai dengan keinginan tanaman yang akan ditanam nantinya.
Tanyakan bahan dan perlakuan media
Informasi ini penting karena menyangkut fungsional dari media tanam. Terutama yang menggunakan bahan dasar pupuk kandang, sekam dan serbuk gergaji. Pastikan media yang menggunakan bahan tersebut sudah mengalami fermentasi. Fermentasi pada bahan pupuk kandang akan mematikan mikroba jahat dan calon benih-benih gulma yang ikut di kotoran ternak. Selain itu, fermentasi akan melunakkan sekam maupun serbuk gergaji sehingga bisa menyediakan hara bagi tanaman.
Gerus media dengan tangan
Meida tanam yang baik akan hancur dan terasa benbur jika digerus dengan tanagan. Campuran media tanam yang tidak rata, apalagi masih menonjolkan bentuk aslinya masing-masing itu kurang baik. Misalkan media tersebut masih kelihatan sekam padi yang mentah, hati-hati dengan kondisi tersebut. Zat tanin dari dari sekam atau serbuk gergaji justru akan menjadi racun bagi akar tanaman.
Cium media
Media tanam yang bagus memiliki aroma yang khas, tidak menonjolkan masing-masing aroma dari bahan utamanya. Jika media menimbulkan bau yang menyengat, sebaiknya jangan dibeli karena bisa jadi bau itu adalah bau amoniak. Kondisi seperti ini juga akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan akar nantinya.
Pilih media yang bobotnya ringan
Media tanam ringan memiliki keuntungan dalam mengangkutnya. Ringan yang dimaksud karena kurang kadar airnya. Khusus bahan seperti kompos, cocopeat dan arang sekam tentu akan menguntungkan jika bobotnya ringan karena bahan-bahan tersebut dijual dalam bentuk kiloan. Pada media yang mengandung banyak air, tentunya memiliki volume yang lebih sedikit jika dibanding dengan media kering. Toh akan disiram juga nantinya sebelum dan sesudah digunakan.
Banyak pilihan media tanam yang bisa digunakan untuk menumbuhkan tanaman. Sebagus apa pun media tanam yang digunakan jika tidak diimbangi dengan perhatian dalam merawat maka hasilnya pun kurang optimal. Sekomplit apa pun pupuk yang diberikan jika medianya kurang sesuai maka hasilnya pun tidak akan optimal. Jadi, jangan sepelekan media tanam.

Advertisements

Author: Enaldini

Lelaki yang jadi buruh tani, belakangan baru suka menulis. Suka club bola tempat Paolo Maldini berkiprah. Traveler gadungan yang pada prinsipnya, "Barangkali kita perlu duduk dan minum kopi bersama di depan tenda."

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s