Akhir Pekan yang Berbeda Di Bugis Water Park

DSC05514
Kalender trip @Pajappa_ lagi kosong pekan ini, eh taunya ada postingan Dg. Ipul di grup LINE Pajappa kalau ada piknik blogger bersama kakak-kakak @Paccarita. Iseng-iseng saja sih untuk daftar, siapa tahu bisa terpilih sebagai peserta. Pucuk dicinta ulam pun tiba, saya dapat pesan singkat bahwa saya lolos sebagai peserta. Lumayan bisa bermain air di Bugis Water Park yang memang baru kali ini saya berkesempatan untuk berkunjung ke sini.
DSC05503

Sambil menunggu peserta yang lain saya bersama Om Ucup mengisi perut dulu di warung pojok luar wahana, maklumlah bangun tergesa-gesa jadi tak sempat sarapan. Kami pun masuk melalui gerbang yang berbentuk badan kapal pinishi. Saya terkesan pada dinding-dinding yang terbuat dari jendela-jendela bangunan tua yang dirangkai, sangat artistik menurut saya karena pemandangan seperti itu sangat langka untuk dijumpai di Makasar. Kondisi cuaca yang sedikit mendung tentunya mengkondisikan kita untuk bisa berlama-lama di air karena tidak akan merasa kepanasan dari terik matahari.
DSC05504

Setelah menyimpan barang bawaan di gazebo 27 dan disambut oleh Kakak Yunita Idol, saya pun segera ke ruang ganti karena tak sabar ingin bermain air di setiap wahana yang ada. Toilet adan ruang ganti yang bersih menjadi salah satu keunggulan wahana rekreasi alam buatan ini. Kami pun kemudian mengkondisikan suhu tubuh dulu dengan suhu air agar nantinya badan tidak terasa tegang saat memicu adrenalin di wahana yang lebih ekstrim. Selang beberapa menit, bersama Om Ucup dan satu teman yang saya lupa namanya menuju ke tangga yang tingginya sekitar 30 meter lalu meluncur dengan menggunakan ban karet. Awalnya sedikit takut tapi ternyata saya malah menikmatinya dengan mencoba semua seluncuran yang ada. Kecuali satu, seluncuran yang kemiringannya sekitar 60 derajat, saya tidak berani untuk itu apalagi kondisi tubuh yang memang kurang tidur semalam. Sangat berbeda merasakan ketinggin di puncak-puncak gunung dengan derada di dalam lorong pipa yang mengantar kita pada sebuah kolam. Tak cukup itu, saya pun mencoba untuk mengelilingi sungai buatan dengan ban keret semacam river tubing gitu, perasaan melayang dalam arus air yang tidak begitu kuat serasa mata ingin terpejam. Apa lagi setelah berendam di dalam kolam yang dilengkapi dengan gelembung-gelembung air yang menekan tubuh seperti saat dipijat. Yang paling seru saat bermain bola air bersama teman-teman, lumayan menguras energi karena selain harus mengambil posisi menyerang dan bertahan sementara badan berada dalam air. Benar saja, tak berselang lama kami pun merasa lelah lalu naik ke gazebo untuk menanti makan siang. Sungguh akhir pekan yang berbeda buat saya.
DSC05509

Bugis Water Park, 9 November 2014
DSC05499

Advertisements

Author: Enaldini

Lelaki yang jadi buruh tani, belakangan baru suka menulis. Suka club bola tempat Paolo Maldini berkiprah. Traveler gadungan yang pada prinsipnya, "Barangkali kita perlu duduk dan minum kopi bersama di depan tenda."

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s